E-JOURNAL
Jurnal Ilmiah Universitas Quality (K3)
Abstrak
Industri konstruksi di Indonesia menghadapi tantangan signifikan yang berkaitan dengan Kesehatan dan Keselamatan
Kerja (K3), ditandai dengan insiden besar kecelakaan kerja yang terutama disebabkan oleh pelatihan yang tidak memadai
dan ketidakpatuhan terhadap protokol keselamatan. Penelitian ini berusaha untuk memeriksa faktor risiko yang terkait
dengan K3 dalam pelaksanaan proyek konstruksi bangunan sambil secara bersamaan menawarkan rekomendasi yang
bertujuan untuk meningkatkan keselamatan kerja. Metodologi yang digunakan terdiri dari pendekatan metode campuran,
menggabungkan survei kuantitatif yang melibatkan 200 responden bersama wawancara kualitatif dengan 20 pekerja dan
manajer proyek. Temuan mengungkapkan bahwa 75% tenaga kerja merasakan kekurangan dalam pelatihan K3 yang
memadai, sementara 68% mengakui adanya kondisi kerja yang berbahaya. Selanjutnya, kurangnya kepatuhan dengan
protokol K3 ditentukan untuk memberikan dampak buruk yang signifikan secara statistik pada persepsi keselamatan
kerja (p < 0,01). Hasil ini menggarisbawahi perlunya pengembangan inisiatif pelatihan yang lebih luas dan pengawasan
ketat untuk mempromosikan kepatuhan terhadap protokol K3, sehingga mendorong lingkungan kerja yang lebih aman
dan mengurangi terjadinya kecelakaan di sektor konstruksi.
| P00127S | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain